Menengok 2014

Berkat aplikasi Facebook, saya menjadi menengok kembali ke tahun 2014 yang sebentar lagi kita tinggalkan. 2014 adalah tahun belajar, tahu...

The Hobbit: Niralur dan Klise

Saya teringat celetukan spontan penonton di sebelah saya, sekitar dua tahun silam, mengenai film The Hobbit: An Expected Journey . Ia berkat...

Kisah Toleransi Akhir Tahun

Hari-hari akhir tahun, sudah pasti di media sosial akan ramai dengan topik diskusi (atau perdebatan) mengenai toleransi lintas agama. Ap...

Siapkan Penyelamat Akhirat

Kemarin istri saya share sebuah broadcast yang menggugat minimnya peran ayah dalam pendidikan anak. Belum lama, juga ada sharing di media...

Menulis Wajah Skena

Tahun 1988, ketika skena musik Seattle mulai bergerak, Jonathan Poneman dan Bruce Pavitt, duo di balik label Sub Pop, berencana mengabarka...

Hijrah ke Madinah

Satu hijriah, sama-sama jatuh pada hari Sabtu, 25 Oktober, di Saudi dan Indonesia. Padahal, Zulhijjah dimulai berbeda yang menyebabkan ad...

Akhir Heterogenitas dan Festivitas

Sekitar tiga hari menjelang Tahun Baru Hijriah, kami masih ada di Makkah. Mengapa milestone pergantian bulan itu spesial? Kontrak pedag...

Jalan Derita Haji

Suffering make the best supplication. Penderitaan akan memunculkan doa terbaik. Dalam banyak agama dan kepercayaan, hal ini sering diejaw...

Yang Muda dan Berhaji

Dengan mayoritas jamaah haji Indonesia berusia 50 tahun ke atas, maka kontingen terbesar ini sekaligus menjadi salah satu yang paling ren...

Haji dan Perburuan Amal

Salah satu cerita yang paling sering saya dengar mengenai ibadah haji adalah kisah Fulan yang menggendong orang tua.

Situs Ziarah dan Ikonoklastik

Sabtu menjadi akhir pekan kami yang agak santai setelah dua minggu di Makkah dan ibadah haji secara praktis selesai. Jadi, rombongan kami...

Yang Datang dan Yang Pergi

Dua pekan sudah kami meninggalkan tanah air untuk melaksanakan ibadah haji. Masih ada sebulan lagi, tapi prosesi ibadah haji kami sudah s...

Religio-Sentris di Makkah

Sebagai muslimpolitan, Makkah tak bisa dilepas dari agama sebagai penyuntik sendi kehidupan kotanya.

Sama dan Setara di Mina

Di Mina, saya mengingat masa-masa menjalani kehidupan di Pesantren Al Iman, Muntilan, Kabupaten Magelang dulu. Dinamika berbagi hidup den...

Jamaah Haji, Jamaah Pemerintah

Kami sekeluarga selalu mengikuti pemerintah. Untuk awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha, kami juga selalu mengikuti ketetapan pemerint...

Dehidrasi dan Perjuangan Wukuf

Berdiam di tenda, dengan suhu luar mencapai nyaris 40 derajat Celsius rupanya merupakan perjuangan penuh kesan selama wukuf.

Sindroma Paruh Baya dan Air Minum

Wukuf di Arafah adalah puncak dari ibadah haji. Sepintas, bahkan Nabi menggariskan bahwa haji adalah Arafah. Oleh karena itu, seluruh ja...

Ibadah Sosial dan Sosial Media

Dalam urusan ibadah, jamaah haji dituntut untuk memiliki tenggang rasa. Hal ini disampaikan dalam banyak literatur yang saya baca dan dip...

Beda Sana, Beda Sini

Bila di Indonesia tengah meributkan perbedaan hari raya, jamaah Indonesia dan Asia Tenggara tengah meributkan keputusan penyelenggara haj...

Duabelas Kilometer Jalan Sehari

Nasib kloter akhir dan dari kota kecil barangkali menentukan maktab yang kami tempati. Jujur, saya tidak tahu bagaimana rerata kondisi se...

Makkah, Kota Muslimpolitan

Arab Saudi adalah negara yang sejahtera. Sebagai eksportir minyak terkemuka, negara kerajaan ini bisa dibilang amat kaya malah. Oleh kare...

Haji, Percakapan Acak Antar Bangsa

Tiba waktu salat adalah saatnya keynote speaker dalam "World Muslim Summit" yang diikuti jamaah haji. Di Masjidil Haram, ketika...

Saya Mengeluh, Tuhan Menjawab

Orangtua saya mengibaratkan melakukan ibadah haji itu seperti dipanggil oleh Ketua RT. Setelah dipanggil, pertanyaan dari tetangga dan mu...

Ibukota Sedekah di Dunia

Sedekah tampaknya sudah menjadi gaya hidup di Mekkah. Penduduknya dari jaman dulu seolah ditakdirkan untuk melayani para peziarah. Su...

Haji: Muslim World Summit

Mekkah pada pekan haji adalah world summit khusus muslim dari seluruh dunia. Sangat mengagumkan melihat diversifikasi bangsa di Mekkah pa...

Syarat Haji, Syarat Fisik

Tiba di bandara King Abdul Aziz International Airport (KAIA), kami dijanjikan waktu yang lengang untuk bersiap ihram dan menyesuaikan ked...

Dinamika Jamaah dan Keringat Karu

Setiap jamaah haji (kuota) mendapatkan allowance living cost sebesar 1500 riyal (sekitar 5 juta). Jumlah itu bisa lebih besar diterima ol...

Early Riser, Late Traveler

We're bound into late night travelling. First, we landed with last flight to Semarang last Wednesday only to find the shuttle tha...

Haji Kuota, Haji Seragam

Lantaran mengikuti penyelenggaraan haji dari Kementerian Agama, alias haji kuota, maka jamaah wajib mengikuti kurikulum yang digariskan....

Haji Social Media

Hari ini adalah hari di mana kami berpisah dengan rumah untuk setidaknya 40 hari ke depan. Karena mendaftar dari kampung halama...

Meluruskan Niat, Memantapkan Hati

Bagaimana bercerita perjalanan ibadah untuk multi-golongan? Saya rasa susah. Tapi berkaca pada keyakinan bahwa semua agama sejatinya menga...

Drama Moti, Drama Sepakbola

Salah satu bagian paling menarik dari sepakbola tentulah dramanya. Itulah mengapa banyak memori di seputar sepakbola yang berwujud cerita....

Kala Antagonis Hampir Menyusul

Episode akhir pemilihan presiden (pilpres) ini mengingatkan saya kepada dua hal. Film Megamind dan Wreck It Ralph. Pada film Megamind, ...

Milan dan "Mercato"

Saya menggemari AC Milan dan mulai menyimak sepak terjang mereka ketika musim 1996/1997. Waktu itu mereka membeli duet Belanda dari Ajax, ...

Perpanjang Paspor di Jakarta Barat

Lain ladang lain belalang. Itu terjadi di Pengadilan ketika kita mengurus surat tilang. Tapi kita tak bisa memilih lokasi pengurusan kare...

Sidang Tilang Pengadilan Jakarta Barat

Sejak mengurus wisuda, saya merasa segala macam birokrasi adalah gamifikasi menarik. Kita diberi bermacam list untuk dilengkapi, lalu men...

Picture of Home

Sejak dua tahun lalu, rute mudik kami sedikit mengalami perubahan. Seharusnya kami pulang ke "rumah candi" (sebutan rumah yang m...

Dinamika Analog

Saya mulai mengerti perasaan sakit hati para pekerja analog terhadap kecanggihan dunia digital. Ponsel saya tak berhenti berdering kema...

Ikon, Bukan Kapten

Gelar pemain terbaik turnamen di Piala Dunia 2014 tak membuat Lionel Messi bahagia. Demikian juga dengan pendukung Argentina dan penont...

Let's Go Italy: Akhir Perjalanan

Dengan memilih hotel di sekitar San Siro, kami sudah memperhitungkan kendala transportasi sepulang dari konser. Pengalaman ketika menonton...

Let's Go Italy: Pearl Jam di San Siro

Saya dan beberapa penonton “impor” berharap bahwa konser Pearl Jam akan menjadi “Buenos Aires”-nya Eropa. Dalam arti mengimitasi habit pen...

Let's Go Italy: Sepakbola dan Konser

Sehari sebelum konser mereka di Milan, Pearl Jam melalui akun social media mereka mengumumkan bahwa gate akan dibuka lebih awal karena me...

Let's Go Italy: Rumah AC Milan

Time is ticking , hanya sekejap waktu istirahat, kami kembali beranjak. Karena sudah di Milan, tak afdol rasanya untuk tidak berwisata bol...

Let's Go Italy: Nebeng Mobil Ke Milan

Dari Verona kami harus kembali ke Milan. Segala moda sudah pernah dicoba, dari pesawat, vaporetto, kereta, dan bis kota. Tadinya kami meng...

Let's Go Italy: Dinamika Verona

Akomodasi di Verona juga cukup mudah dan murah. Kami menyewa kamar bed and breakfast di tengah kota, daerah Cittadella, dekat dengan Piaz...

Let's Go Italy: Verona, Mini-Roma

Verona masih termasuk dalam region Veneto (yang juga menaungi Venesia). Menggunakan kereta, kami menempuh sejam perjalanan dari sang seren...

Let's Go Italy: Kembali ke Masa Lalu

Ketika kita di Venesia, kota tersebut tengah punya hajat Venice Biennale, ajang seni dua tahunan. Tahun ini kebetulan temanya arsitektur, ...

Let's Go Italy: Menuju Venesia

Venesia berjarak 250 km dari Milan. Jarak sekitar Jakarta-Bandung PP ini bisa ditempuh hanya dalam waktu 3 jam menggunakan kereta cepat Tr...

Let's Go Italy: Centrale Stazione Milano

Kami menginap di sebuah hotel yang terletak di kawasan pinggir kota, tepatnya di daerah Crescenzago. Karena jejaring transportasi sudah sa...

Let's Go Italy: Makan dan Belanja

Sesampai di San Babila, hari mulai siang dan otomatis perut mulai keroncongan. Saatnya untuk eat like locals. Karena belum jam 12, rata-ra...

Follow Me

-

SHOP

Popular

Arsip Blog

archive