Drama Moti, Drama Sepakbola

Salah satu bagian paling menarik dari sepakbola tentulah dramanya. Itulah mengapa banyak memori di seputar sepakbola yang berwujud cerita....

Salah satu bagian paling menarik dari sepakbola tentulah dramanya. Itulah mengapa banyak memori di seputar sepakbola yang berwujud cerita. Dari kisah heroik sampai tragis.


Salah satu kisah sepakbola yang layak dikenang baru saja terjadi Rabu (27/8) kemarin pada gelaran play-off Liga Champions Eropa. Lakonnya adalah pemain Rumania bernama Cosmin Moti yang bermain untuk Ludogorets, klub juara Bulgaria. Lawan Ludogorets untuk mencapai babak utama Liga Champions adalah Steaua Bukares, klub dari ibukota negara asal Moti, Rumania.

Di leg pertama, di Rumania, Steaua berhasil mematahkan perlawanan Ludo dengan skor 1-0. Skor tipis ini masih berbahaya, dan terbukti di leg kedua, di Bulgaria, Ludo berhasil unggul 1-0 di waktu normal sehingga pertandingan harus memasuki babak tambahan. Sebagai catatan, Ludo mencetak gol penyama agregat di menit terakhir waktu normal melalui Wanderson.

Ketika tidak ada tanda-tanda gol tercipta, bayang-bayang adu pinalti mulai mendekat. Di saat-saat genting, akhir perpanjangan waktu, kiper Ludogorets, Vladislav Stoyanov - juga merupakan kiper timnas Bulgaria - mendapatkan kartu kuning kedua akibat pelanggaran teknikal. Tiga pergantian sudah dilakukan Ludo, dan terpaksa mereka mendapuk bek Cosmin Moti sebagai kiper.

Berbekal kostum dan sarung tangan pinjaman dari kiper kedua Ludo (yang juga kiper timnas Bulgaria), Ivan Cvorovic, Cosmin Moti mengawal gawang Ludo di sisa detik lalu bersiap ke adu penalti.

Moti mengambil semua role pertama tanpa beban. Ia yang mengikuti undian tos-tosan, sekaligus menjadi algojo pertama! Tendangannya sukses menembus gawang Steaua, sehingga ia bersiap menjadi kiper di bawah mistar untuk Ludo. Dengan gerakan mengganggu (tangan dan kakinya bergerak-gerak), algojo pertama Steaua sukses mencetak gol.

Penendang kedua Ludo, Wanderson (yang ironisnya mencetak gol penyama agregat) gagal memenuhi tugasnya sebagai eksekutor, ketika tembakannya berhasil di-blok. Ketika bayang suram ketinggalan menghantui, tak dinyana Moti berhasil menyelamatkan gawang ketika memblok penendang kedua Steaua.

Adu pinalti berlanjut hingga eksekutor ketujuh. Tiba giliran penendang Steaua, Moti berhasil menebak dengan benar arah tendangan dan menangkap bolanya!

Euforia meledak di kandang Ludo. Meski yang disingkirkan adalah klub dari negaranya, Moti berlari histeris ke arah penonton. Sebagai bek ia turut mengawal clean sheet di waktu normal dan perpanjangan waktu. Berbagi kredit dengan Stoyanov dan bek-bek Ludo lainnya.

Tetapi ketika berbicara adu pinalti, semua rasanya sepakat bahwa mental Moti - pernah memperkuat klub Serie A, Siena - yang menentukan. Ia berhasil sebagai algojo pertama, serta menyelamatkan dua tendangan pinalti lawan.

Atas aksi heroik Moti ini, Ludo maju ke babak utama Liga Champions dan tergabung bersama raksasa Spanyol Real Madrid dan klub Inggris, Liverpool. Mimpi penggemar Ludo untuk menyaksikan Gareth Bale dan Mario Balotelli baru saja diwujudkan melalui kaki dan tangan Cosmin Moti.

Yang paling menarik, ketika presiden klub Ludogorets diwawancara oleh televisi menyatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan stadion tempat Ludo bermain akan diberi nama Cosmin Moti Stadium. Oke, ini sudah terlalu jauh.

Dasar sepakbola...
Reactions: 

Related

rumania 7400012319512414672

Posting Komentar Default Comments

Follow Me

-

SHOP

Popular

Arsip Blog

item