Top 25 Pearl Jam Songs (Part I: 25 - 21)

Apa yang mendefiniskan musik Pearl Jam menurut Anda? Some might say, it's Vedder's baritone. So, ketika sang empunya ikon suara me...


Apa yang mendefiniskan musik Pearl Jam menurut Anda?

Some might say, it's Vedder's baritone. So, ketika sang empunya ikon suara memutuskan untuk tak memakainya lagi circa tahun 2000 (mungkin itu resolusi Vedder di milenium baru), maka gugurlah semua musik yang ditulisnya setelah itu. Konsekuensinya begitu.

Atau feedback dan reverb ala Grunge?
Ini pasti orang yang mendengar Ten berulang-ulang, sampai tak menyadari bahwa ada 7 (dan sebentar lagi 8) lagi album setelahnya. Ironisnya, band malah merevisi sound "grungy" tersebut dengan mengeluarkan versi Remastered-nya tahun ini.

Mungkin ada yang condong ke lirik, barangkali. Sebagaimana berjuta orang termanifes ekspresi dan emosinya dalam lirik-lirik lagu Pearl Jam? Atau aktivisme positif mereka (seperti alasan para penggemar Rage Against the Machine ketika heboh di akhir 90-an)?

Bagi saya, Pearl Jam adalah fusi semua elemen di atas yang bisa dirangkum menjadi musik, lirik dan aktivisme. Well, aktivisme adalah unsur ekstrinsik yang membentuk dari luar, jadi secara musikal, Pearl Jam bisa ditelaah dari dua sisi, yakni tinjauan musik dan syair yang digubah menjadi satu kesatuan utuh (karena kita membahas Pearl Jam, bukan Vivaldi).

Itu tentunya menjadi dasar apabila kita ingin mencoba sortir kualitatif dari katalog lagu Pearl Jam, seperti yang tengah dicoba oleh Charles Peelle, jurnalis situs Examiner, yang mengurutkan (countdown) 160 lagu Pearl Jam. Hal yang susah, apalagi bila kita dalam posisi sebagai fans (dan orang yang mendengar 160 lagu Pearl Jam pastilah seorang fan). Terutama karena banyak aspek subjektif dan personal yang membuat ikatan kita terhadap sebuah lagu lebih daripada sekedar apresiasi musikal belaka. Dus, ketika banyak dikritik oleh pembacanya (misalnya mengapa menaruh Animal di bawah Arc), Peelle menantang balik dengan meminta para pembaca mengirim Top 25 versi mereka sendiri (Anda bisa juga mengirim ke cpeelle83@yahoo.com).

Sebagai salah satu pembaca setia, yang rajin pula mencerca, saya ambil bagian. Dan apakah mudah menentukan ranking lagu dari band yang kita suka? Entah bagi penggemar band lain, tapi bagi Pearl Jam yang menganggap masing-masing lagu layaknya anak, tentu tak ada anak emas. Begitu pula dengan saya. Oke, menentukan "Top 5" (dan "Bottom 5", hmm...Hey Foxymophandlemama, That's Me) rasanya tak terlalu sulit, karena dari kita pasti mempunyai lagu-lagu yang paling berkenan dan jagoan... Jangan kita bicara 160 dulu. How about the rest 20?

Itu menjadi pekerjaan yang merepotkan karena saya harus merefresh playlist saya, mendengarkan tiap album (meski ada pra-sortir, misalnya menyingkirkan Pry To dari playlist), kemudian memlilih mana yang layak masuk Top 25 saya, mana yang jadi kandidat cadangan bila sekiranya yang saya list di awal masih digayuti nuansa personal dan emosional (saya tengah banyak mendengar I Am Mine pasca bom Marriott). Berulang-ulang sekitar 4 hari akhirnya saya menemukan apa yang sekiranya bisa saya sebut sebagai Top 25 Pearl Jam Songs.

Versi siapa?
Saya membuatnya seobjektif mungkin. Mencoba menganalisa musik dari karakter sound yang dihasilkan, syair yang ditulis, apresiasi secara utuh dan seterusnya.

Apakah list-nya paten?
Selama dua hari saya merasa itu solid. Namun hari ini saya berpikir kenapa saya bodoh sekali tak memasukkan Help Help di dalamnya. Mungkin besok saya menyesali ketergesaan saya memasukkan Indifference? Jadi yah, setidaknya saya mencoba...

So, where's the list?
Let's start with bottom five... Oh ya, saya tak akan menyertai dengan argumen panjang seperti halnya Peelle. Namun, silahkan mengajukan protes bila sekiranya ada yang dirasa ganjil.

TOP 25 PEARL JAM SONGS

25 - RED MOSQUITO (No Code)
Meski dirasa menghilangkan grip lagu, namun penggunaan efek gitar di sebagian besar durasi lagu justru membuat tautan dengan temanya, yakni serangga nyamuk dan dampak "melayang" bagi yang sial terkena gigitan salah satu di antara spesiesnya yang membawa penyakit.

24 - SEVERED HAND (Pearl Jam)
Lagu yang mempunyai struktur sangat lengkap, dan membuat semua potensi instrumen (termasuk vokal Vedder) bisa keluar. Tetap mempunyai grip solid, lantaran lagu ini digubah oleh master-ritem yang menjadi signature Pearl Jam. The one and only Mr. Gossard.

23 - INSIGNIFICANCE (Binaural)
Bila Anda yang menganggap bahwa penggunaan kata "jam" di belakang nama "pearl" ada kaitannya dengan musik, maka lagu ini adalah salah satu pembenarannya. Saya hanya bisa membayangkan proses lagu ini muncul dari sebuah "jamming". Bisa dirasakan di bridge dan chorusnya, betapa menyenangkannya jam-session mereka.

22 - YELLOW LEDBETTER (Jeremy B-Side/Lost Dogs)
Finale yang megah, dan memberi pemahaman kenapa struktur lagu bernama "blues" asalnya dari musik yang menyayat hati dan membuat sedih. Yellow Ledbetter dibuat sebagai tributasi untuk nuansa bluesy dan Vedder bahkan tak terlalu peduli dengan lirik.

21 - NOT FOR YOU (Vitalogy)
Angst-ridden song. Dibuat ketika mereka di puncak eksploitasi budaya dan ditahbiskan sebagai ikon. Lantaran jengah, mereka merasa membuat satu statemen musikal bahwa mereka tak kehilangan kendali meski dipuja dan dipuji. Memiliki part melodi yang tak standar, di mana menurut saya itu brilian! (*/Photo: Karen Loria)
Reactions: 

Related

music 1082883780856094078

Posting Komentar Default Comments

1 komentar

Ipul mengatakan...

Sungguh, sepertinya memilih 25 lagu Pearl Jam dan mengurutkannya tanpa melibatkan unsur subjektif adalah kerjaan berat...

keknya saya tertarik pengen bikin top 25 saya sendiri..:)

Follow Me

-

SHOP

Popular

@helmantaofani

Arsip Blog

item