Happy New Heart

Happy new spirit everyone . So , apa kabar tahun yang baru? Apakah resolusi-resolusi yang sering kita canangkan jelang pergantian tahun kema...


Happy new spirit everyone.

So, apa kabar tahun yang baru? Apakah resolusi-resolusi yang sering kita canangkan jelang pergantian tahun kemarin mampu mendorong etos kerja di hari (kerja) perdana 2008 ini?

Untuk saya, awal 2008 ini adalah kemalasan luar biasa hasil dari rentetan liburan yang merentang sepanjang dua pekan terakhir di 2007. Untuk beberapa alasan, mungkin saya menghabiskan hampir 75% momen recharging tersebut di atas tempat tidur. Diawali dengan tumbangnya badan saya semasa menjalani tetirah di kota Kembang akhir Desember lalu, yang memaksa bed rest, paling tidak untuk 3-4 hari. Dan diakhiri dengan kemalasan luar biasa untuk tidak beranjak dari kasur jelang pergantian tahun. Didukung dengan cuaca yang basah dan lembab, mengakumulasi atmosfer malas di seputar badan saya. Hari-hari hanya diisi dengan menonton televisi (yang acaranya memang lagi bagus-bagus di akhir tahun), memutar CD dan DVD, mengamati pandangan para peramal dalam menduga nasib para selebritis kita, serta makan.

Mungkin aktivitas malas itu adalah akumulasi dari serangkaian highlight sepanjang 2007 yang sangat berkah bagi saya. Tahun lalu yang baru saja kita tinggalkan adalah transformasi status saya dari seorang jejaka menjadi suami dari individu berkelamin perempuan bernama Gina Priadini, pada awal tahun ganjil penuh musibah bagi bangsa kita ini. Tahun lalu pula saya juga harus menyesuaikan secara perilaku dan psikologis dari jiwa liar menjadi lebih terkontrol. Tahun lalu pula kejenuhan luar biasa terhadap lingkungan kerja saya mungkin memuncak (sampai saat ini). Tapi tetap berkah ketika passionates saya, Pearl Jam dan AC Milan banyak memberi kebahagiaan (baca saja post-post lama saya di blog ini).

Memori dan kesan itu saya bawa di rangkaian 4 hari akhir 2007 dan sehari awalan 2008. Hanya bermalasan, zonder introspeksi atau setting resolusi seperti kebanyakan orang. Bagi saya, setahun adalah masa panjang yang penat dan perlu saya lepaskan melalui kegiatan yang relieve. Idealnya, saya dan istri saya hendak melewatkan pergantian tahun dengan serangkaian travelling. Dimulai dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan berakhir kembali di Surabaya untuk melanjutkan rutinitas membosankan di 2008.

Sayangnya, seperti yang kita semua simak di pemberitaan, akhir tahun lalu tidak beda dengan masa-masa sebelumnya yang sarat bencana. Paling konteks, adalah banjir dan longsor yang melanda perpanjangan sungai Bengawan Solo sehingga memutus kontak transportasi darat dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Hal yang krusial buat saya, karena jejalur itu adalah andalan utama dalam itnerari perjalanan jelang pergantian tahun kali ini. So, akhirnya rencana perseberangan Jawa Timur ke Jawa Tengah yang sedianya hendak dilakukan sebagai penghujung travelling terpaksa kita batalkan dan lebih cepat hadir di Surabaya sebelum pekan terakhir 2007.

Mungkin karena jiwa saya masih ada di "tempat lain" sehingga tidak ada hasrat dari saya untuk menyusur sudut kota Buaya sebagai kompensasi batalnya rencana perjalanan di luar kota. Jadilah agenda bermalasan mengisi akhir tahun 2007. Dan sekarang masih dalam suasana hangover, saya mencoba untuk mengisi lembaran baru di 2008 dengan memaksakan sebuah postingan tidak menarik sebagai simbol dari rutinitas-rutinitas yang harus saya busted setahun ke depan.

Tahun baru adalah perlambang dari momentum yang senantiasa bergerak. Meninggalkan mereka semua yang statis. Mengutip sedikit dari saduran sebuah lirik: -life is a motion, and I'm stuck in lines. Semoga ke-statis-an ini hanyalah temporer, dan saya bisa segera bangkit untuk mengikuti gerak hidup yang makin lama makin kencang.

Fiuh...
Reactions: 

Related

random notes 3602136506006046935

Posting Komentar Default Comments

3 komentar

Me as Drama Queen mengatakan...

Happy New Heart juga bro, semoga cepet sembuh ya ...

Ipul mengatakan...

Selamat tahun baru ya bro..
gak nyangka..dikau ternyata jenuh di kantor..hehehe..
hampir sama sih sebenarnya, cm untungnya gw selalu bisa ngeles dr kejenuhan dengan menenggelamkan diri sedalam2nya pada rutinitas bersama internet..

however, selamat memulai kehidupan di tahun yg baru..kapan punya momongan..?

Mohammad Helman Taofani mengatakan...

Momongan mulu...ntar kalo udah nongol juga bakal dikabarin kan yak...hehehehe.

Follow Me

-

SHOP

Popular

Arsip Blog

item