The Big Short: Karikatur Ekonomi Amerika

Adam McKay harus membesut film dengan tema yang kompleks. Sebagai sutradara komedi ( Anchorman , Talladega Nights , dan aneka film  Will...


Adam McKay harus membesut film dengan tema yang kompleks. Sebagai sutradara komedi (Anchorman, Talladega Nights, dan aneka film Will Ferrell-ish lain), ia mengambil perspektif kartun dalam mengurai silang sengkarut krisis ekonomi Amerika Serikat tahun 2007 via film The Big Short

Untuk pertama kali, saya melihat tagline "this is a true story" pada film. Biasanya "based on true story", "inspired by true story", dan sejenisnya. Jadi, bagaimana sebuah film fiksi menyebut dirinya "this is a true story"?

The Big Short diangkat dari buku nonfiksi karya Michael Lewis. Lewis adalah penulis buku Moneyball, tentang statistika di baseball, yang juga telah difilmkan. The Big Short juga tentang statistika. Makrostatistika dalam galaksi istilah ekonomi kapitalis yang saya jamin bahkan sarjana ekonomi sekalipun akan pusing. McKay sendiri, dibantu Charles Randolph mengadaptasi buku Lewis untuk film. Sutradara komedi di realm ekonomi.

Film ini berkisah tentang sekumpulan orang, secara paralel, yang mengambil keuntungan dari kolapsnya kredit rumah sehingga memicu resesi pada tahun 2007. Kita mungkin mengenalnya sebagai skandal Sub Prime Mortgage yang menyeret Lehmann Brothers sebagai ikonnya. Tema ini juga dijelaskan film dokumenter pemenang award, Inside Job (2010). Bedanya, bila Inside Job terdengar seperti paparan ilmiah, maka The Big Short adalah versi komik satir ala Larry Gonick

Anda kenal Larry Gonick? Ia menerbitkan sejumlah komik yang menjelaskan tema-tema sulit. Mulai dari sejarah hingga kimia. Disertai komentar-komentar khas karikatur surat kabar yang sarkas dan satir. Adam McKay, dengan latar komedinya, tampak pas mengambil sudut pandang ini. 

Jared Vennett (Ryan Gosling) berperan sebagai komentatornya. Untuk itu ia sering menabrak fourth wall, dan mengisi komentar yang cenderung komikal. Vennett adalah bankir yang membawanya berhubungan dengan Mark Baum (Steve Carell). Vennett mendengar celah keropos ekonomi berlandaskan analisa performa kredit rumah dari Michael Burry (Christian Bale). Kecuali Burry, Vennett dan Baum adalah karakter fiksi. Mereka merujuk pada Greg Lippmann dan Steve Eisman. Seperti kendala di Moneyball, perijinan membuat nama keduanya disamarkan.

Selain Baum, Vennett juga berhubungan dengan duo spekulan ekonomi yang ditengahi oleh veteran bankir. Semua mengambil investasi menantang arus berbekal prediksi kolapsnya bangunan ekonomi kapitalis di atas kredit perumahan. Plot ini bukan spoiler. Ini betulan terjadi, karena memang "this is a true story" tadi. Bubbling kredit perumahan pada tahun 2007 memicu krisis ekonomi luar biasa yang merembet ke Islandia (jadi tema film Inside Job). 

Sukses The Big Short ini bukan tentang jalan cerita, drama, bahkan akting sekalipun meski Christian Bale dan Steve Carell bermain fantastis. Adam McKay adalah bintangnya. Menghadirkan tema sulit dengan ensemble cast tentu tantangan tersendiri. Visualisasi dan gaya penceritaan adalah jalan keluarnya. McKay menggunakan pendekatan semi dokumenter yang tak terikat dengan plot linear supaya bisa mendapatkan ruang dalam menjelaskan garis besar cerita.

Istilah ekonomi tampak ribet konon karena orang-orang Wallstreet ingin tampak cerdas dalam melakukan pekerjaannya (sama juga dengan blogger seperti saya). Tetapi sesungguhnya, ia hanyalah praktik tipu daya yang sederhana. Inilah yang bisa dirasakan dari menonton The Big Short. Penonton yang awam dengan dunia ekonomi makro (wabil khusus ekonomi Amerika) tetap akan bisa mencerna jalan cerita. Karena toh sesungguhnya itu hanyalah mekanisme sederhana yang sengaja dibuat rumit. 

Kembali ke penuturan karikatural (kartun) yang blak-blakan membuat segalanya lebih mudah dipahami. Ini, menurut saya, poin yang membuat The Big Short sangat menonjol. 
Reactions: 

Related

the big short 4337484832100318668

Posting Komentar Default Comments

Follow Me

-

SHOP

Popular

Arsip Blog

item