Sejarah Yang Ditulis oleh Paman


Atraksi terbesar Vietnam adalah cerita sejarah.

Turis Perancis ingin mendengar cerita kala Vietnam menjadi bagian Indochina. Mereka akan senang melihat restorasi bangunan lama sangat dijalankan di Vietnam. Untuk renovasi rumah membutuhkan izin dari Pemerintah. Mereka sangat ketat dalam regulasi melarang rakyat Vietnam mengubah langgam atau bentuk arsitektur rumah lama.

Cerita lainnya bisa tentang kopi, kuliner, seks, atau komunisme, tetapi magnet besarnya adalah Perang Vietnam. Untuk ukuran kejadian kemanusiaan yang menghabisi jutaan warganya, Vietnam sembuh cukup cepat guna mengkapitalisasi tragedi jadi potensi.

Bagi pemerintah Vietnam, keberhasilan mereka di perang melawan Amerika adalah simbol negara. Harus digulirkan terus agar nasionalisme terjaga.

Di perjalanan menuju Halong, kami mampir di rest area yang menjual tenunan tangan. Pariwaranya, para perajin tenun tersebut kaum difabel yang mengalami cacat bawaan lahir akibat Agent Orange. Agent Orange adalah sebutan untuk herbisida yang disebar tentara Amerika dari atas pesawat guna menghabisi hutan tempat gerilyawan bersembunyi.

Bila meninjau secara kritis, hutan dan medan laga perang kebanyakan terjadi di wilayah selatan. Halong berjarak 2000 km lebih di utara.

Tapi topik perang seksi dijual. Hal ini barangkali turut dilantangkan oleh citra film-film Hollywood tentang Perang Vietnam. Terbukti topik tersebut menarik jutaan wisatawan yang datang demi menonton kesahihan Full Metal Jacket, Platoon, atau yang sering diolok-olok warga Vietnam: Rambo.

Di Selatan, terutama sekitaran Saigon, perang menjadi daya tarik utama. Sahih karena memang kota atau wilayah tersebut yang menjadi ground zero perang.

Itinerari Saigon kami dimulai dengan perjalanan 15 kilometer ke utara kota. Di sebuah hutan karet, monumen kejayaan perang Vietnam terhampar. Cu Chi Tunnel memamerkan kedigdayaan taktik gerilya yang krusial dalam perang. Ini adalah bekas terowongan yang digali para prajurit simpatisan DRV (Viet Cong), guna menghadapi pasukan Vietnam Selatan dan centengnya, Amerika Serikat.

Cu Chi (dibaca ku ci) adalah frontline gerilyawan sebelum masuk Saigon. Sebutannya adalah "pisau di leher".

Untuk menghadapi persenjataan canggih tentara Amerika, Viet Cong menerapkan taktik gerilya. Antara lain adalah membuat sistem terowongan rahasia di tepi sungai Sai Gon, di bawah lindungan hutan tropis. Di dalam terowongan ini kehidupan para prajurit VC berlangsung. Masak, makan, berkumpul, dan tentunya perang.

Cu Chi merupakan re-enactment yang dibangun di lahan aslinya. Pemerintah Vietnam mereplika terowongan, rumah, skema dapur, dan juga peragaan berbagai ranjau yang sering kita lihat di film-film. Di dalamnya juga ada shooting range dan kios suvenir.

Yang paling menarik tentu saja ceritanya.

Peran guide sangat krusial di sini. Mengunjungi Cu Chi tidak akan hidup tanpa kehadiran local guide yang bersemangat menjelaskan mengenai perang Vietnam. Mereka ini sedang menceritakan sejarah.

Saya sempat bertanya, di bagian cerita Agent Orange dan senjata kimia yang dibawa Amerika. Apakah mereka juga menceritakan kepada turis Amerika? Iya, kata Hyu.

Jangan salah. Pengunjung terbesar Cu Chi justru orang-orang Amerika. Khusus turis Amerika muda, mereka datang dari Saigon dengan re-enactment total. Menumpang jip terbuka sambil petentengan. Saya sih ragu mereka akan tersentuh melihat kejahatan kemanusiaan penggunaan senjata kimia di perang.

Yang ditangkap mungkin masih saja kekejaman Viet Cong kala melihat macam-macam ranjau.

Perang Vietnam sejatinya masih menimbulkan pertanyaan besar. Meski terekspos oleh media, tapi memetakan siapa saja yang terlibat cenderung susah. Perang itu hampir seperti perang sipil di Vietnam Selatan. Pelaku sebenarnya ya di antara orang Vietnam sendiri.

Mengurai cerita jernih perang ini akan sulit. Secara paralel mungkin sesulit membuka tabir peristiwa G30S di Indonesia. Ada konspirasi, faktor geopolitik, dan propaganda di sana.

Bagi Amerika, faktanya mereka mesti menarik diri dari Vietnam pada 1973. 58.000 lebih korban jiwa jatuh, diiringi protes masal. Beda dengan Afghanistan dan Irak kini mungkin hanya di jumlah korban. Tapi karakteristiknya sama saja.

Bagi Vietnam, ini adalah simbol perjuangan. Terutama bagi legitimasi pemerintah yang berbasis di utara untuk menyatukan rakyatnya. Faktanya, setiap warga Vietnam selalu antusias berbicara perang, terutama melawan Amerika. Simbol komunisme melawan kapitalisme.

Sejarah memang ditulis oleh pemenang.
Reactions: 

Related

war 4244450963635471312

Posting Komentar Default Comments

Follow Me

-

SHOP

Popular

Arsip Blog

item