Eye Candy Role

Ini adalah latihan yang sangat membantu orang mengidentifikasi kadar peran ( role ) bagi sebuah aktor/aktris. Apakah dia masuk ke jajaran &...


Ini adalah latihan yang sangat membantu orang mengidentifikasi kadar peran (role) bagi sebuah aktor/aktris. Apakah dia masuk ke jajaran "leading role", atau "supporting role"? Coba hilangkan role mereka, dan susun kembali skenarionya, apakah masih bisa berjalan sesuai logika cerita atau tidak? Jika skenario macet, maka role mereka memang penting, dan laya jadi role utama (leading) atau penguat/pendukung (supporting) sang leading role. Tapi ada juga yang sekedar dipajang saja, buat pemanis.

Coba simak peran yang dijalani makhluk paling cantik di film The Mummy: Tomb of Dragon Emperor, yakni Isabelle Leong (foto atas - cute isn't she?) sebagai Lin. Di situ Lin adalah manusia berusia lebih dari 2 milenium yang bertugas menjaga situs sakral berisi orang-orang terkutuk. Harus dijaga karena jika mereka kembali jadi manusia, terutama sang Kaisar, maka dunia di ambang kehancuran. Secara skenario peran Isabelle sangat penting malah.

Tapi coba pertimbangkan kembali skenario berikut (di mana konten bocoran tumpah ruah, jadi AWAS SPOILER):

Makam itu pointless dijaga, karena Alex O'Connell dan anak buahnya bisa dengan mudah meng-ekskavasi situs tersebut. Lin baru nongol pada saat patung terakota telah ditemukan. So, adegan tempur di dalam makam yang cuman sekelbat itu useless! Lin yang memasang trap? Bagaimana jika itu dipasang oleh Zi Juan (Michelle Yeoh), ibunya, juga tidak akan merubah skenario. So, Lin ngga (kurang) ada urgensinya.

Adegan di museum. Lin menyusup dan menyaksikan jatuhnya berlian ke tangan Jenderal Yang (Anthony Wong), yang sebetulnya bisa dia cegah jauh-jauh sebelumnya. Jadi ada, atau tidak juga tidak berpengaruh rasanya. Tapi dia memang dipasang di situ untuk "kenalan" dan flirting dengan Alex.

Parahnya, karakter Lin juga mematikan "intelegensi" Alex yang (sebelumnya) dibangun di awal film sebagai orang yang mempunyai banyak wawasan soal peradaban kuno. Idealnya, menurut saya, karakter Alex bisa tetap "cerdas" jika menguasai manuskrip-manuskrip yang menjelaskan tentang mitologi Pasukan Terakota, termasuk kaitannya dengan air abadi di Shang Ri La. Toh Jenderal Yang saja bisa faham dengan semuanya. Di film, Alex tiba-tiba linglung dan bodoh, abai terhadap semua pengetahuannya (tentang Pasuka Terakota dan Kaisar Han (Jet Li)) setelah bertemu Lin. If looks could kill...

Karakter Lin sengaja dibuat untuk memberi bumbu romansa terhadap karakter Alex. Mungkin itu bisa diterima di film versi jadul, namun di era realisme dan fantasi yang makin mengerucut polaritasnya, rasanya itu malah seperti picisan. Harusnya role dari Zi Juan bisa lebih dimanfaatkan. Mulai dari penjagaan ke kubur, dan kolaborasi dengan Rick O Connell (Brendan Frasier) cs untuk menghentikan Kaisar Han yang kembali bangkit. (END OF SPOILER).

But again, memang ada yang namanya "eye candy role". Dan saya memang sepakat jika kehadiran Isabelle Leong hanyalah sebagai pemanis layar, ketika Maria Bello (Evelyn O'Connell) dan Michelle Yeoh tak lagi muda. Tapi ketika gereget peran Aaron Eckhart dan Heath Ledger masih menggema, The Mummy jilid tiga tak lebih dari parade casting yang menjual ke masing-masing basis "penggemar"-nya. Tapi secara kesatuan film, kesinambungan antar lakonnya tak mampu menciptakan spark yang menarik untuk ditonton. Tak lebih bagus dari "Mummy 2: Scorpion King" (kecuali departemen efek), dan jelas lebih flop dari "The Mummy" (joke Brendan Frasier sangat kurang!).

Mari kita nantikan role "eye candy" berikutnya (yang sepertinya bakal didaulat dari paras cantik latino) setelah ada hints petualangan berlanjut ke Peru.
Reactions: 

Related

movie 5093146049309968995

Posting Komentar Default Comments

5 komentar

donlenon mengatakan...

wah, gadinya seger tuh! seseger pemandangan di belakang doi...

donlenon mengatakan...

aduh, lagi-lagi saya kurang memperhatikan ejaan mas! maap, maksudnya gadi itu gadis, harap maklum ^_^

Helman Taofani mengatakan...

Yoi Don...emang seger tu orang. Enak diliat doank sayangnya...hahahaha.

eko mengatakan...

mummy 3 memang teramat-sangat mengecewakan. saingan beratlah sama the x-files 2, hahaha...

kalo mummy 4 di peru, yah... paling2 soal kebudayaan indian yg ternyata berasal dari alien lagi. bosen ah...

mummy mah, menurut gua, di mesir aja yg keren. mendingan sekalian bikin film mummy yg di papua, itu pasti mistis abis. produser: punjabi brothers!

Helman Taofani mengatakan...

Hahahaha...Punjabis ngalahin Winstein Bersaudara (Miramax)donk nanti.

Follow Me

-

SHOP

Popular

@helmantaofani

Arsip Blog

item